Naskah : Operet Kemerdekaan

OPERET KEMERDEKAAN

Narator                   :  selama lebih dari 350 tahun, bangsa Indonesia hidup dalam penjajahan. Tertindas dan tersiksa…menjadi budak dari penguasa. Akhirnya melalui perjuangan yang panjang dengan mengorbankan banyak nyawa para pahlawan Bangsa Indoenesia menemui hari kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Hari dimana kita terlepas dari rantai penjajahan, berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain, bebas menetukan nasib kita sendiri…..

Penjajaan dan penindasan ternyata juga terjadi dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan. Masih banyak dari kita yang terikat dan terus-menerus menjadi budak dari  iblis sang penguasa kegelapan, karena dosa yang kita perbuat…. Bagaimanakah kita dapat merdeka dari penjajahan ini??

MARI kita saksikan dalam Operet Kemerdekaan berikut ini dengan judul “ AKU MERDEKA, AKU BERSYUKUR, AKU BERTANGGUNG JAWAB”.

Musik penggiring (dari lembut menjadi sedikit cepat..)

Suara Ibu                :  “Andi, jangan bermain dulu, kamu harus mengerjakan PR..”

Suara Andi             : “Eeeeeh mama ee, nanti saja, be mau bermain dulu”

(berlari masuk ke dalam panggung dan mulai bemain…….. )

Andi                         : “beta paling sonde suka ee kalo mama su  mulai suruh ini, suruh itu.. tolong inilah, itulah.. beta malas tahu sa.. nanti ju mama pasti diam.. hehehe”

Musik penggiring horror, muncul anak  buah iblis dari belakang panggung, membawa sebuah tanda bertuliskan “Suka Melawan orang tua” (dengan gerekan seram mengikuti music)

Anak buah Iblis 1 :  “Hahaha, betul itu Andi, orangtua sekarang memang suka cerewet, tidak usah peduli dengan mereka. Kamu cocok jadi temanku… terima dan pakailah ini”

Musik penggiring horror, anak buah iblis kembali ke belakang panggung. Masuk Renol yang berbadan besar sambil menarik temannya yang berbadan kecil.

Teman Renol        :  “Renol, maaf. Jangan marah do, tadi tu beta sonde sengaja injak lu pung kaki, maaf Renol”

Renol                       : “Apa lu  bilang, be pung kaki su sakit ni, lu ju musti rasa sakit !!”  (Renol memukul temannya sampai jatuh kemudian menendangnya. Sambil meringgis kesakitan, teman Renol pergi dari panggung)

Musik penggiring horror, muncul anak  buah iblis dari belakang panggung, membawa sebuah tanda bertuliskan “Suka Berkelahi” (dengan gerekan seram mengikuti music)

Anak buah Iblis 2 :  “Luar biasa..luar biasa, ini baru namanya jagoan. Aku suka cara kamu, badan kamu besar, tenaga kamu kuat jadi kalo ada yang salah langsung saja dikasih falungku..hehehehe. Kamu cocok jadi temanku… terima dan pakailah ini”

Musik penggiring horror, anak buah iblis kembali ke belakang panggung. Masuk dua orang anak perempuan, Irma dari seblah kiri dan Kristin dari sebelah kanan kemudian betemu di tengah panggung.

Irma                         :  “Hai, Kristin…  bagaiamana kawan? Sudah dapat belum uangnya untuk beli Komik Korea yang terbaru?

Kristin                      :  “Sudah, nih uangnya… hihihi. Tahu ko sonde bagaimana beta mendapatkannya. Beta omong kosong beta pung mama, be bilang kalo di sekolah ada kumpul uang sumbangan untuk korban bencana alam. Beta pung mama percaya na.. hihihi” Kalo lu gimana?

Irma                         :  “beta malas omong talalu banyak. Tadi malam pas dong semua su tidur, beta ambil dari be pung bapa pung dompet. Uang ada banyak ee, be rasa bapatua sonde sadar kalo beta ambil beberapa lembar. Hihihihi..

Kristin                      :  “hihihihi…. Adiiiih, lu talalu nekat kawan”

Musik penggiring horror, muncul anak  buah iblis dari belakang panggung, membawa sebuah tanda bertuliskan “Suka Berbohong” dan “Suka Mencuri”  (dengan gerekan seram mengikuti music)

Anak buah Iblis 3 :  “wahhh..wahhh.. aku senang, aku senang sekali.. hari ini aku bertemu dengan dua anak pemberani. Kalian memang teman-temanku yang paling hebat. Aku telah berkeliling mencari anak-anak yang pantas untuk mengenakan tanda ini. Ternyata… kalian bedualah yang paling cocok. Pakailah….”

Musik penggiring horror, muncul dua anak buah iblis dari belakang panggung, membawa tiga orang anak lainnya yang telah mengenakan tanda bertuliskan “Suka Bamaki”, “Suka Menyontek” dan “Pemalas”.

Anak Buah Iblis 2 :  “Lihat…lihat… aku juga membawa beberapa anak-anak yang mau menjadi teman kita.. ada Si Tukang bamaki, dari mulutnys selalu saja keluar kata makian kalau ada yang salah.. hehehehe.. yang satu ini adalah “si Tukang Menyontek”, sudah berulang kali kalau pada saat ujian, dia pasti menyontek dan menyontek lagi.. hehehehe..”

Anak Buah Iblis 1 :  “Nah, kalau yang satu ini, aku temukan dia pada saat sedang tidur-tiduran, padahal saudara-saudaranya yang lain sedang bekerja membantu papa dan mama… namanya “si Pemalas”

Anak Buah Iblis 3 :  “Hahaha, ayo mari-mari anak-anak, kalian semua adalah teman-teman kami dank arena semua yang sudah kalian lakukan, sekarang kalian adalah milik Raja Setan.. hahahaha… mari-mari berkumpul di sini..”

Narator                   :  Perlahan namun pasti, anak-anak itu mulai masuk dalam perangkap iblis. Tanpa sadar, mereka telah memberi diri untuk menjadi budak iblis. Mereka terus bergelut dengan dosa-dosa mereka. Yang suka melawan orang tua tetap melawan, yang suka berkelahi semakin jahat terhadap teman-temannya yang lemah, yang suka berbohong dan yang suka mencuri terus melakukan pebuatan-perbuatan mereka…. Ohhh.. tidak tahukah mereka, apa yang sedang menanti di depan mereka???

Ratap tangis dan kertak gigi, serta hukuman dalam perapian yang menyala-nyala… NERAKA SEDANG MENANTI MEREKA…  (Musik horror dan slide tentang hukuman di neraka/api yang menyala-nyala)

“Ahhh… siapakah yang akan menolong mereka???”

Musik instrumental dan masuk tiga orang guru sekolah minggu yang membawa Alkitab dan baru pulang dari sekolah mingu terlibat dalam percakapan serius.

K Sherly                  :  “Kaka dong, bagaimana dengan suasana sekolah minggu ini hari? Aman-aman ko?”

K Yakob                   :  “Aman sih aman, tapi beta pung anak-anak dong su semakin berkurang ee.. gimana kalo kita berkunjung ke rumah mereka yang tidak datang sekolah minggu dan ajak dong ko mau datang sekolah minggu lagi??”

K Piter                     :  “Oke, beta setuju dengan k Yakob pung usul. Ktong sebagai gembala memang harus mencari domba-domba yang hilang, seperti yang Tuhan Yesus ajar”.

Ketiga guru sekolah minggu itu bergegas pergi menuju ke anak-anak yang mengenakan tanda dosa yang lagi berkumpul dan bermain bersama. (Musik horror)… Namun mereka dihadang oleh tiga orang anak buah iblis..

Anak buah iblis 1 :  “Hei, kalian guru-guru sekolah minggu, mau kemana kalian?!!!”

K Sherly                  :  “Ktong mau ketemu dengan anak-anak itu, ktong mau ajak dong untuk datang ke sekolah minggu lagi”

Anak buah iblis 2 :  “Ohh..tidak bisa.. mereka sudah menjadi milik kami. Mereka sudah diberi tanda sebagai anak-anak yang berdosa. Mereka adalah milik raja setan.. hehehehehe”

K Piter                     :  “Hey.. dong itu ktong pung adek-adek, ktong sonde akan lepas dong menjadi milik raja setan, ktong mau bawa dong kembali”

Anak buah iblis 3 :  “Ayo maju kalo berani “(sambil mengacungkan tombak trisula nya kea rah guru sekolah minggu)

Guru-guru sekolah minggu mencoba maju tetapi terdorong jatuh oleh tombak dari anak buah iblis. Kemudian k Yakob berlari ke belakang dan mengambil tiga buah pedang dan tiga buah perisai. (Perkelahian ini diiringi oleh instrument music cepat)

K Yakob                   :  “K Sherly, K Piter, pakai ini untuk lawan itu setan dong” (memberikan pedang dan perisai kepada K Sherly dan K Piter)

Guru SM (bersama-sama) : “PEDANG FIRMAN TUHAN” (mengacungkan pedang ke atas)… “PERISAI IMAN” (mengacungkan perisai ke atas)…. “Ayo kita kalahkan iblis !!..”

Tiga orang guru sekolah minggu kemudian berkelahi dengan anak buah iblis, perlahan-lahan anak buah iblis makin terdesak dan hampir kalah… (Musik Horor).. tiba-tiba muncul si RAJA SETAN.. (dengan gerekan seram mengikuti music)

Raja Setan             :  “HUahahahaha…hahahha.. berani sekali kalian mengganggu anak buah ku..!!! PERGI SANA…!! (dengan sekali ayunan tombaknya yang besar, 3 orang guru sekolah mingggu tersungkur jatuh)..

“supaya kalian tahu.. anak-anak itu sudah menjadi milikku..MILIKKU.. mengerti??!!! Mereka sendiri yang telah memilih untuk menjadi budakku.. huahahahaha…

(berpaling kepada anak buahnya)…”Jaga anak-anak itu supaya mereka jangan melarikan diri !” (anak buah iblis mengambil tali yang bertuliskan “belenggu dosa” dan mengikat anak-anak)

K Sherly                  :  “K Yakob..K Piter.. bagaiamana ni?? Ktong harus menyelamatkan ktong pung adek-adek… ktong harus buat apa??”

K Yakob                   :  “Sebaiknya mari ktong berdoa, supaya Tuhan Yesus menolong ktong deng adek-adek…” (mengajak k sherly dan k Piter untuk tunduk dan berdoa)

Intrumental lagu “HALELUYA”, Tuhan Yesus muncul dari belakang dan langsung berhadapan dengan raja setan dan anak buahnya… Raja setan dan anak buahnya terduduk dan tidak mampu memandang wajah Tuhan Yesus.

Raja setan              :  “Mau..mau apa kau, hai Yesus anak Allah yang hidup.  Jangan ganggu kami??”..

Tuhan Yesus         :  “Aku mau membebaskan anak-anak itu”

Raja setan              :  (bangkit dan berjalan berkeliling) “Tidak..tidak..tidak bisa.. mereka sudah menjadi milikku… mereka sudah berbuat banyak sekali dosa… jadi mereka sudah menjadi anak-anak ku… huahahaha.. mereka akan tinggal bersamaku di neraka..huahahahaha !!! “

Tuhan Yesus         :  “walaupun mereka sudah berbuat dosa, Aku tetap menginginkan mereka. Aku sangat menyayangi mereka… mereka sangat Berharga bagiKU….”

Raja setan              :  “Berharga???…BERHARGA??.. mereka juga sangat berharga bagiku dan mereka sekarang sudah menjadi miliku!! Aku tak mau melepaskan begitu saja apa yang sudah menjadi milikku… bagaimana Engkau dapat membebaskan mereka… tidak mungkin..tidak mungkin.. huahahahaha”

Tuhan Yesus         :  “Tentu saja Aku dapat, dan Aku mau membebaskan mereka dengan cara ini..” (Menunjuk ke arah layar dan potongan film “Passion of Christ” diputar dengan adegan penyiksaan, penyaliban dan Yesus mati diiringi dengan instrument lagu lembut)

Pada saat adegan terakhir waktu Iblis berteriak, raja setan dan anak buahnya juga berteriak “tidaaaaakkk… tidaaakkk” dan lari keluar meninggalkan panggung.

Tiga orang guru sekolah minggu menuju ke anak-anak dan membebaskan mereka dari tali “belenggu dosa”. (instrument music…………).  Guru sekolah minggu dan anak-anak berjalan menuju Tuhan Yesus.

Guru dan beberapa anak duduk di depan Tuhan Yesus.

Andi                         :  (berjalan dan memeluk kaki Yesus) “terima kasih Tuhan, beta sudah diselamatkan dari cengkraman raja setan”

Irman+Kristin       :  (maju dan memeluk Yesus) “terima kasih Tuhan Yesus, skarang ktong tahu kalau Tuhan sangat menyayangi ktong”

Tuhan Yesus         :  “Ya anak-anakKu… Aku sangat menyayangi kalian. bagiKu kalian lebih berharga dari emas dan perak. Bahkah Aku rela untuk memberikan tubuh, darah dan nyawaKu untuk membebaskan kalian dari maut… ingatlah itu dan jangan berbuat dosa lagi”

Satu per satu anak yang masih mengenakan tanda dosa, maju ke depan, melepaskan tanda dosa dan menghancurkannya disertai dengan kata-kata :

Andi                         :  “Beta bertobat dan beta sonde mau melawan orang tua lagi.. Tuhan Yesus tolong beta”

Renol                       :  “Beta juga bertobat, beta sonde mau bakalai lagi, Tuhan Yesus tolong beta”

Kristin                      :  “Beta juga sonde mau berbohong lagi, beta mau berubah, Tuhan Yesus tolong beta”

Irma                         :  “Beta juga sonde mau mencuri lagi, beta mau berubah, Tuhan Yesus tolong beta”

3 anak lainnya      :  “Ktong juga mau bertobat, ktong sonde mau buat dosa lagi, Tuhan Yesus pasti tolong ktong”

Narator                   :  demkianlah adek-adek, kita yang tadinya terikat oleh belenggu dosa dan menjadi budak iblis.. telah dibebaskan oleh Tuhan Yesus lewat sengsara dan pengorbanan-Nya di atas kayu salib. Kita yang sebelumnya menjadi hamba dosa telah menjadi orang-orang medeka di dalam Kristus. Marilah kita menjadi anak-anak Tuhan yang baik dengan tidak berbuat dosa lagi.

Mau ko sonde jadi anak-anak Tuhan yang baik…??  (jika kurang keras dijawab, bisa ditanyakan ulang)

Nah, sebagai anak-anak Indonesia, kitapun  telah menjadi anak-anak yang merdeka karena perjuangan para pahlawan bangsa di masa yang lalu. Kita juga harus berterimakasih kepada para pahlawan yang sudah rela berkorban bagi kita. Kita wajib bersikap sebagai anak-anak yang betanggung jawab, belajar yang rajin, menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, suka menolong orang lain dan patuh pada aturan-aturan yang ada.

Instrumen music… (Yesus angkat bebanku…dengan tempo pelan)

Semua pemeran maju ke depan dan diperkenalkan satu-satu oleh Narator kemudian diakhiri dengan bersama-sama menyanyi aku bahagia..bahagia karena Tuhan  Yesus angkat bebanku… dst

Kemudian mengajak semua anak-anak sekolah minggu yang hadir untuk bernyanyi bersama-sama:

Aku bahagia..bahagia.. karena Tuhan Yesus angkat dosaku.. dst

Bahan-bahan drama :
3 pedang firman, 3 perisai iman, 3 tombak trisula kecil, 1 tombak trisula besar, 7 lempeng tanda dosa. (semua bahan dibuat dari styrofoam)
Face painting kit

About semuelniap

Senang menjadi anak Tuhan yang diberi kesempatan untuk mengajar sekolah minggu
This entry was posted in Karangan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s